
Tak rela wanita yang mencintaimu sendiri
andaikan saja kau mau mengerti
tentang perasaanku selama ini
yang tak menginginkan kamu trus merasa
hati dipenuhi rasa curiga
coba kau pahami keadaanku
ku hanya menguji kesabaranmu
ternyata kau tlah salah menilaiku
kau tinggalkanku untuk cinta yang baru
sesungguhnya aku tak rela
melihat kau dengannya
sungguh hati terluka
cukup puas kau buat diriku
merasakan cemburu
kembalilah padaku
bukan ku menarik ulur hatimu
salahkah jika ku mengharapkanmu
ku tahu hatimu hanya untukku
kau bersamanya pelarian semata
kemarin kau putuskan mengakhiri kisah ini
tak urung kupikirkan apa salahku padamu
Dan ku tak mengerti dengan alasan yang kau beri......
karna mereka yang tak merestui
pernah ku mencoba kan kuminta kepastianmu
namun takut kau menganggapku pengemis cintamu
bila ku teruskan pastinya kau kan tetap bertahan
takkan berubah keyakinan hati dan cintamu ooohhh…
perasaanku yang terlanjur sudah
tersimpan dalam hatiku
tak begitu saja dapat terhapuskan
meski kau dengan mudahnya
dapat pengganti diriku
bisakah kau menghargai sedikit perasaanku
tak terhitung hari kau tak sendiri lagi,.,
s'bagai seorang wanita yang pernah mencintaimu
harusnya kau tahu betapa hancurnya hatiku
biar ku mencoba kan ku terima keadaannya
bila ternyata kau bahagia tlah berdua dengannya hooo..ooo…
Sekilas terbayang masa yang indah silam
Menyentuh tulus direlung hati terdalam
Kehilafan telah usai aku sesali
Menjadi harapan tiada pasti
Pernah kucoba tuk memutuskan kembali
Membuka pintu maaf yang lama tertutupi
Keadaan ini enggan berikan jalan
Apa yang kurasa kini telah percuma
Sepertinya aku harus terbiasa
mengisi hariku tanpa kehadiranmu
Kini hatiku kan berhenti mengharapkan
Memaksa aku harus terima satu kenyataan
Sendiri dulu...
Sementara aku membatasi pikirku
Tak mengingat lagi masa yang telah lalu
Semakin ku mengenang hati semakin terluka
Seribu sesal terbesit menyisakan lara...
Kehampaan hati perih ku rasakan
Semenjak ku memutuskan meninggalkanmu
Apa daya semua ini telah terjadi
Akhirnya ku bisa merelakanmu dan biarkan ku
sendiri dulu.....
By pangeran kertas...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar