episod-episod duka terangkai dalam nestapa..
mata hati memilih air mata sebagai pemerannya..
sedangkan tawa hanya piguran semata..
pilar-pilar kesedihan betapa nampak di rona..
sekenario cinta memaksanya berperan ganda..
namun bahagia yg didamba..
tak jua singgah kepadanya..
View Comments
Tidak ada komentar:
Posting Komentar